Home / BERITA / Gerak Jalan Tradisional Karangjati-Ngawi Semarakkan Bulan Pahlawan

Gerak Jalan Tradisional Karangjati-Ngawi Semarakkan Bulan Pahlawan

Ngawi- Dalam rangka memperingati hari Pahlawan Pemerintah Daerah Kab. Ngawi melalui Dinas Disparpora menggelar agenda rutin Gerak Jalan Tradisional. Pada tahun 2017 rute gerak jalan tradisional diubah yang dulunya dari Monumen Gubernur Soeryo dengan Finish Alun-alun Merdeka sekarang diubah dari Lapangan Sawo Kecamatan Karangjati dengan Finis Alun-alun Merdeka Ngawi tahun 2017. Gerak jalan dimulai start dari lapangan Sawo Kecamatan Karangjati dan Finish di Alun-alun Merdeka Ngawi, dengan jarak 22.5 km, Sabtu (11/11/2017).

Dalam acara ini hadir Bupati Budi Sulistyono, Wabup Ony Anwar, anggota Forkopimda,Kepala OPD terkait serta para peserta lomba gerak jalan tradisional mulai dari pelajar se-kabupaten Ngawi dan masyarakat umum.

Bupati Ngawi dalam kesempatan menyampaikan bahwa perunahan rute gerak jalan tradisional ini sengaja di buat berbeda dari tahun sebelumnya. “ Perubahan rute ini memang sengaja dirubah mengingat padatnya lalu lintas transportasi yang membahayakan keselamatan para peserta dibandingkan dengan jalur yang baru Karangjati-Ngawi yang relatif cukup baik bagi peserta”, terang Budi Sulistyono.

Pada kesempatan ini Mbah Kung (panggilan akrab Bupati) juga menyampaikan makna agenda rutin gerak jalan tradisional ini sebagai pengingat perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Dengan demikian diharapkan generasi muda dan masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam gerak jalan ini bisa terus memperjuangkan cita-cita pendiri bangsa.

Sementara itu Plt Dinas Pariwisata, pemuda dan Olah Raga pada kesempatan ini juga menyatakan bahwa ada perbedaan dalam gelaran gerak jalan tradisional pada tahun ini. Pertama panitia mengubah rute yang biasanya di mulai dari Monumen Soeryo dan sekarang diubah di Lapangan Sawo Kec. Karangjati dengan mempertimbangkan aspek keselamatan peserta, kedua pada gerak jalan tahun ini panitia menyediakan  door prize satu unit mobil dan uang dengan total 70 juta untuk para peserta.

Gerak jalan tradisioanl kali ini diikuti pelajar setingkat SMP dan SMU/SMK (92 tim), Umum (68 tim) dan Perorangan (50 tim). Pemenang akan dibagi menjadi 4 kategori pertama kategori putra dan putri tingkat SMP, kedua kategori putra dan putri tingkat SMU/SMK, ketiga kategori Umum dan keempat kategori perorangan minimal usia 35 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Momen Peringatan Supah Pemuda ke 89, Pemuda Indonesia Berani Bersatu

Ngawi 30 Oktober 2017 di Halaman Pendopo Wedya Graha diselenggarakan upacara bendera ...